Black Tiger Shrimp (Penaeus Monodon)

winduInternationally, known as black tiger tiger shrimp, tiger shrimp or tiger prawn. The term tiger pattern arises because the body in the form of a line – a line similar tiger striped, but the color is bluish green. The scientific name of black tiger shrimp Penaeus monodon. This shrimps includes crustaceans (shrimps – crustaceans) and classified as crawfish or shrimp penaide along with the type of shrimp, such as white shrimp or white ho (Penaeus merguensis), werus shrimp or dogol shrimp (Metapenaeus spp.), Finger shrimp (Penaeus indicus ), flower shrimp (Penaeus semisulcatus).

 

 

Classification

Filum : Arthropoda
Class: Crustacea
Family : Penaidae
Genus : Penaeus
Species : Penaeus monodon

Udang windu memiliki kulit tubuh yang keras dari bahan chitin. Warna sekujur tubuhnya hijau kebiruan dengan motif lereng besar. Tubuh udang windu dibagi menjadi dua bagian besar, yakni bagian cephalothorax yang terdiri atas kepala dan dada serta bagian abdomen yang terdiri atas perut dan ekor. Cephalothorax dilindungi oleh kulit chitin yang tebal atau juga dengan karapas (carapace). Bagian cephalothorax ini terdiri atas lima ruas kepala dan delapan ruas dada, sementara bagian abdomennya terdiri atas enam ruas perut dan satu ekor (telson). Bagian depan kepala yang menjorok merupakan kelopak kepala yang memanjang dengan bagian pinggir bergerigi atau disebut juga dengan cucuk (rostum). Cucuk di kepala memiliki tujuh buah gerigi di bagian bawah. Sementara itu, di bagian pangkal bawah kepala terdapat sepasang mata.

Bagian cephalothorax memiliki beberapa anggota tubuh yang berpasangan, yakni sungut mini (antenulla), sirip kepala (skopocherit), sungut besar (antenna), rahang (mandibulla), dan alat pembantu rahang (maxilla). Bagian dada memiliki tiga pasang maxiliped yang berfungsi untuk berenang dan lima pasang kaki jalan (periopoda) yang berfungsi untuk berjalan dan membantu proses makan. Bagian abdomen memiliki lima pasang kaki renang (pleopoda) yang berfungsi untuk berenang dan sepasang sirip ekor (uropoda) yang membantu gerakan melmpat dan naik turun. Ujung sirip ekor membentuk ujung ekor yang disebut telson. Dibawah pangkal ujung ekor terdapat anus.

Alat kelamin udang betina disebut thelcum. Letak thelcum di antara kaki jalan (periopoda) keempat dan kelima. Thelcum membentuk garis tipis dan akan melebar setelah terjadi perkawinan. Alat kelamin jantan disebut petasma. Terdapat di antar kaki renang pertama berupa tonjolan.

Panjang dan berat udang windu hasil tangkapan dari laut bisa mencapai 35 cm dan 260 gram/ekor. Jika dipelihara di tambak, panjang tubuh maksimum udang windu bisa mencapai 20 – 25 cm dan berat rata – rata 140 gram/ekor.